Institut Ibu Professional Kemandirian Anak Parenting

Day 1: Membereskan Mainan

Alhamdulillah pada tantangan bulan lalu seputar komunikasi produktif, saya mendapat badge outstanding performance. Badge itu saya dapat karena melaksanakan tantangannya selama 15 hari berturut-turut. Sungguh, badge hanya saya jadikan sebagai penyemangat. Niat pertama dan paling utama, tentu saja memperbaiki pola komunikasi dengan sekeliling, dalam hal ini saya memilih si mas. 

Kelas offline kedua Bunda Sayang Institut Ibu Profesional disepakati hari Jumat pertama di bulan Desember. Materi kedua membahas seputar melatih kemandirian anak. Awal materi tiap ibu diminta mengutarakan satu kata yang terlintas di benak ketika mendengar kata “kemandirian anak”. Ya, hanya diperbolehlan satu kata. Ada yang menjawab makan, mandi, sekolah, tidur, dan banyak lagi.

Ahh yaaa, itu semua momok para ibu yang punya anak usia balita dan sekolah untuk melatih kemandirian si anak. Selanjutnya, fasilitator bertanya pada perwakilan kami kenapa perlu melatih kemandirian anak. Beberapa jawaban yang berhasil saya tangkap adalah karena tidak selamanya orang tua hidup membersamai si anak, mempersiapkan anak menghadapi dunianya, serta kemandirian membuat anak lebih cepat selesai dengan dirinya dan urusannya.

PR saya masih buanyak. Si mas masih empat tahun dan si adik masih 18 bulan, masih banyak hal baik yang perlu saya tanamkan padanya sehingga akan melekat pada mereka. Diakhir kelas, dijelaskan untuk tantangan berikutnya. Kami diminta memilih salah satu anak untuk dilatih satu kemandirian selama satu pekan.

Selama perjalanan pulang saya berdiskusi banyak dengan kakanda. Beliau sempat menyarankan saya melatih kemandirian si adik. Supaya lebih jelas mengungkapkan maunya dan sedikit menangisnya. Setelah saya timbang-timbang, rasanya diri ini belum sanggup. Heu… 

Well,, akhirnya pilihan saya lagi-lagi jatuh pada si mas. Saya berencana melatih kemandiriannya dalam hal membereskan mainan pada pekan pertama. Pekan keduanya, saya berencana melatih si mas mencuci alat makannya sendiri. 

Saya sudah menyiapkan papan bintang untuk si mas. Kemarin seharian saya berusaha mem-briefing si mas terkait tantangan kali ini. Saya sampaikan padanya, “Semua mainan di rumah ini boleh dipakai. Tapi tolong bantu Ummi membereskan mainan sebelumnya, kalau mau berganti mainan.”

Maapkan mamak yang kurang kreatif ini 🙈

Bulak-balik saya katakan pada si mas, “Nanti Ummi buatkan papan bintang. Setiap mas berhasil membereskan mainan, dapat satu bintang.”

Si mas menjawab antusias, “Yeeeey,, bener ya, Mi. Nanti dibuatkan papannya.”

Sedikit informasi, si mas ini maunya semua mainan turun. Rasanya belum puas mungkin, kalau belum semua mainannya turun. Target saya satu hari minimal satu bintang dan paling banyak tiga bintang.  Yosh,,, perjuangan pun dimulai hari ini. Semoga berhasil.

#Haripertama
#Tantangan10Hari
#Level2
#kuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Facebook Comments

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.