Uncategorized

Resolusi Menuju Sehat 2018 

Yuhuuu,,, lima belasan hari lagi tahun 2017 nya segera berakhir. Saya sudah menyiapkan beberapa list menuju sehat 2018. Perubahan yang ingin saya capai ditahun mendatang tidak harus merubah hal besar. Cukup dengan merubah hal-hal kecil maupun sederhana, yang penting rutin. Berikut ada tiga hal yang ingin saya lakukan demi menuju sehat 2018.

Rutin mengawali hari dengan jeniper hangat
Kita sudah banyak tau manfaat luar biasa yang bisa diambil dari jeruk nipis peras. Salah satunya menjaga stamina tubuh tetap fit. Sebenarnya manfaat utama yang ingin diambil dari meminum perasan jeruk nipis hangat ini adalah tonik liver. Yaa, jeniper bisa digunakan sebagai penguat kerja liver. Malam hari saat kita tidur, liver sudah bekerja keras memisahkan racun yang harus dibuang. Maka jeniper hangat ini penguatnya.

Jeruk nipis peras bila bertemu dengan air hangat dan diminum tanpa gula, mempunyai peran layaknya air alkali. Jeniper hangat bersifat basa. Ia menetralisir sifat asam dalam tubuh. Tubuh yang bersifat terlalu asam, biasanya akan mudah dihinggapi penyakit. Minum jeniper hangat ini salah satu ikhtiar menuju sehat saja.

Cara membuatnya sangat mudah. Sepele, tapi perlu diperhatikan. Air perasan jeruk nipis usahakan tidak mengenai air panas langsung. Jika terkena air panas langsung, maka zat-zat baik yang terkandung akan rusak. Cukup tambahkan air hangat suam-suam kuku pada air perasan jeruk nipis, aduk sebentar, dan siap dikonsumsi.

Berjalan kaki 4000 langkah setiap
Pertengahan tahun 2017, kakanda menghadiahi saya mi band II. Selama setengah tahun ini, saya tidak pasang target terlalu tinggi. Hanya 3000 langkah saja. Dan kaki ini mulai terlatih melangkah sejauh 3000 meter per hari. Iya, masih sedikit memang. Dalam sepekan rata-rata bisa 3-5 kali strike. Awal tahun depan saya berharap bisa menambah target setidaknya 4000 langkah. Jika sudah mulai terbiasa, mungkin akan menambahnya lagi. 

Sudah banyak penelitian membuktikan dengan bergerak atau berjalan, bisa mengurangi stres dan membuat tetap bugar. Aktif secara fisik memiliki efek melindungi fungsi otak dan mencegah penyakit demensia. Sebuah penelitian telah dilakukan dan menunjukkan bahwa berjalan kaki dengan intensitas tertentu dan teratur, efektif sebagai antidepresan pada kasus depresi ringan sampai sedang. Saat berjalan kaki itulah hormon endorfin akan terlepas dari tubuh, sehingga mampu mengurangi stres dan kecemasan. Dengan sekian banyak manfaat yang saya utarakan, rasanya sudah bukan waktunya lagi malas berjalan kaki.

Berhenti ngemil pukul 19.00
Tidak bisa dipungkiri, ibu menyusui macam saya, ngemil menjadi penyelamat tersendiri. Saat waktu makan belum tiba namun perut sudah tak bisa diajak kompromi, maka cemilan adalah penyelamat. Sampai menjelang pertengahan tahun 2018, jika Allah mengizinkan, saya masih akan menyusui si adik. Tapi menyandang status ibu menyusui tidak lantas menjadikan ngemil sebagai tameng. Maka dengan ini, saya putuskan tidak akan ngemil di atas pukul 19.00 WIB.

Sebaiknya memang berhenti makan saat pukul 18.00 atau banyak yang pasang target pukul 17.00 sudah stop memasukkan makanan apapun ke perut. Tapi saya realistis saja. Biasanya sekitar pukul 18.30 kakanda baru pulang kerja. Saat kakanda pulang itu menjadi momen membahagiakan bagi saya. Bisa makan apapun dengan tenang. Anak-anak ada teman bermain selama saya makan. Tidak perlu khawatir kenikmatan makan terganggu. Maka saya berniat pukul 19.00 sudah benar-benar stop dari aktivitas makan.

Nah itu tadi tiga hal yang akan saya lakukan dalam rangka menuju sehat 2018 ala Widhya. Semoga saya bisa rutin dan istiqomah menjalankannya. Semangat menyambut 2018 yaa kawan. 😊


#onedayonepost

#nonfiksi
#resolusi2018

Facebook Comments

2 thoughts on “Resolusi Menuju Sehat 2018 ”

  1. Masyaallah yah jeniper memang kaya manfaat
    Sampai kulit jeruknya pun bermanfaat. Tapi suka ngilu gigi kalau mengonsumsinya

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.