Melatih Kecerdasan

Day 1: Mengenali Emosi

Ahad, 7 Januari 2018 saya mendapat materi seputar ‘Pentingnya Meningkatkan Kecerdasan Anak Demi Kebahagiaan Hidup’. Berat? Ohh sungguh berat. Tapi jika tidak dilaksanakan dari sekarang, mau kapan lagi melatih kecerdasan diri sendiri dan anak-anak. Terlambat mungkin, kok ya baru sekarang. Tapi tak apa. Better late than never, right?! Sejak pulang dari belajar offline materi ketiga …

Continue Reading
My Life

Cerita Lain dari Kelas Offline 

Ahad kemarin sudah disepakati menjadi hari belajar kelas offline Institut Ibu Profesional. Jauh-jauh hari sudah saya sampaikan pada kakanda bahwa hari Ahad, ada kelas. Kakanda pun sudah siap mengantar. Seperti dua pertemuan sebelumnya, kakanda dan dua anak akan setia mengantar, menunggui, demi mendampingi saya yang belajar. Malam hari saya mendapat kabar bahwa jadwal mengaji pekanan, …

Continue Reading
Institut Ibu Professional My Life

Pertemuan Sarat Makna 

Ahad, 7 Januari 2018, menjadi pertemuan ketiga kelas offline Bunda Sayang Institut Ibu Profesional Tangerang Selatan. Pertemuan diadakan di rumah makan Bale 23, di jalan Lengkong Gudang, BSD, Tangerang Selatan. Pertemuan dimulai dengan setiap member yang diminta berpasangan dengan teman di sebelahnya, lalu saling bertukar aliran rasa. Saat salah satu menceritakan aliran rasa selama mengerjakan …

Continue Reading
Parenting

Day 15: Melatih Kemandirian 

Sejak kemarin kami sampai di kota Magelang, semua urusan makan akhirnya kami harus membeli. Si mas jadi tidak bisa mencuci piring sendiri. Namun saya bisa mengatakan bahwa si mas sudah lulus kemandirian dalam hal mencuci piring bekas makannya sendiri. Pagi tadi saya mencoba bwrbincang ringan dengannya. “Mas, mulai besok ummi nggak akan suruh mas cuci …

Continue Reading
Parenting

Day 14: Mencuci Piring Sendiri 

Semalam uti membeli sekotak ‘Ayam Tim Bu Better’. Ayam itu kesukaan si mas. Kalau sudah ada ayam itu, makan pakai nasi hangat saja sudah terasa sangat nikmat. Pagi tadi si mas mau makan nasi pakai ayam saja. Cukup lahap. Setelah selesai makan, ia membawa piring ke dapur dan mencucinya sendiri. Saya diam saja. Eh si …

Continue Reading
Parenting

Day 13: Mencuci Piring Sendiri 

Sejak pagi uti sudah sibuk di dapur memasak sop ceker. Saya ajak makan bersama, si mas menolak. Masih asyik menyaksikan acara televisi. Sekitar pukul 7 pagi, baru mau sarapan.  “Ummi, aku laper. Mau makan.” katanya pada saya. Alhamdulillah sejauh ini si mas tidak pernah menolak makanan yang tersaji di piring. Selama tidak pedas cabai, si …

Continue Reading
Parenting

Day 12: Mencuci Piring Sendiri 

Sejak pagi si mas malas-malasan diajak makan. Jawabnya selalu, “Aku belum laper.” Saya pun menjawab, “Oke. Nanti kalau lapar dan mau makan, bilang ya.” Setelah mandi pukul 7 pagi, minta makan manggis. Saya tau si mas lapar, tapi saya tetap tidak mengizinkan makan manggis kalau belum makan nasi. Saya sampaikan padanya, “Boleh lhoo manggis ini …

Continue Reading
Parenting

Day 11: Mencuci Piring Sendiri 

Hari ini si mas bangun pagi-pagi sekali. Mungkin terbangun karena suara-suara yang berasal dari dapur uti. Sambil duduk mengumpulkan nyawa saya dengar si mas berseloroh, “Baunya harum banget.” Aroma itu tercium karena uti sedang menggoreng udang tepung. Saya baru menyadari kemudian. Sungguh aromanya menggugah selera. Tidak lama si mas mengatakan ingin makan. Saya mengambilkan makannya …

Continue Reading
Parenting

Day 10: Mencuci Piring Sendiri 

Hari Selasa sudah memasuki hari kesepuluh dalam tantangan kedua kelas Bunda Sayang. Saya masih berusaha menyelesaikan tantangan one week one skill untuk si mas sampai lima hari kedepan. Masih seputar mencuci piring sendiri. Entah kenapa pagi ini si mas ogah-ogahan sarapan. Tidak biasanya begitu. Saya pun tidak memaksa, hanya coba memantiknya. “Kalau Mas nggak sarapan, …

Continue Reading
Parenting

Day 9: Mencuci Piring Sendiri 

Hari Ahad kami sekeluarga sebenarnya full berada di luar rumah. Agendanya silaturahim dari satu tempat ke tempat yang lain. Berangkat dari rumah uti sekitar pukul 6 pagi, sehingga untuk urusan perut, saya serahkan pada ahlinya. Hehehe,,, artinya kami memang memutuskan membeli makan di luar jika waktunya makan tiba. Otomatis latihan kemandirian si mas dalam hal …

Continue Reading